Tuesday, May 26, 2009

TIPS: 12 PANTANGAN UNTUK SEORANG MARKETER



Oleh: Deni Danasenjaya
Praktisi SCM & Procurement
Blog:
http://www.deni-ds.blogspot.com

Ada teman seorang Marketer curhat, sejak dia alih profesi menjadi Marketing Asuransi & Property, sahabat, tetangga, & saudara2nya menjadi alergi kalau ketemu dia, mereka cenderung menghindar karena takut diprospek & dijadikan target pemasaran dia. Saya bertemu secara tidak sengaja dengan kawan ini di sebuah cafe, setelah diskusi panjang lebar saya akhirnya paham kenapa teman saya ini dijauhi orang2 terdekatnya, sepertinya dia terlalu semangat menjual, walaupun semangat ini membuahkan hasil, sekarang dia sudah menjadi Unit Manager di perusahaan asuransi & sekaligus menjadi Senior Associate di perusahaan property.

Oleh karena ketika dia bilang mau berhenti dari profesinya saat ini karena merasa tidak nyaman ditinggalkan & terus-menerus dicurigai orang2 terdekat saya bilang jangan; seorang Marketer kalau berhasil bertahan lebih dari 6 bulan dan memperoleh promosi jabatan cukup signifikan setelah 1 tahun bekerja artinya dia memang cocok untuk pekerjaan ini. Saya juga jelaskan bahwa Marketer itu justru profesi yang menjadi ujung tombak suatu bisnis, percuma perusahaan memiliki produk yang berkualitas, fasilitas produksi yang canggih, team operasional yang professional kalau tidak ada marketer yang handal, profesi sales atau marketer ini "dibenci tapi dibutuhkan", ibarat jasa guru di dunia pendidikan.

Marketing juga menjanjikan prospek karir yang paling baik & fast tracker untuk para profesional di dunia bisnis dibanding bidang pekerjaan lainnya di perusahaan yang sama. Lalu saya coba memberikan sedikit tips untuk teman itu, walaupun saya bukan seorang Marketer, maka saya coba gali tips ini dari pengalaman pribadi saya sebagai konsumen, hehehehe...

Segala sesuatu itu pasti ada sebab & akibat, kenapa orang2 banyakyang tidak suka, tidak respek, bahkan under estimate kepada Marketeratau Salesman?, itu pasti ada penyebabnya, dan perilaku itu pasti terbangun dari image yang terbentuk berdasarkan case yang terjadi, walaupun tidak semua Marketer atau Salesman seperti itu.


Kritik membangun untuk para Marketer & Salesman
12 PANTANGAN UNTUK SEORANG MARKETER:

  1. Jangan terlalu semangat menjual hingga melupakan privacy calon pembeli.
  2. Jangan membuat rikuh calon pembeli dengan memprospek yang bersangkutan di saat yang tidak tepat.
  3. Jangan suka membawa2 nama pembeli sebagai referensi kepada calon pembeli lainnya tanpa seijin yang bersangkutan, karena seringkali calon pembeli berikutnya akan bertanya kepada eks pembeli sebelumnya; jika dia kenal, yang oleh si sales disebut sebagaireferator.
  4. Jangan suka menjelek-jelekkan produk lain tanpa bukti yang jelas.
  5. Jangan suka melebih2kan kualitas dan layanan produk diluar coverage purna jual yang diberikan sesungguhnya dari pabrik atau distributor, serta jangan menjanjikan sesuatu yang tidak akan bisa dipenuhi perusahaan penjual produk demi membuat calon pembeli membuka PO atau deal.
  6. Jangan suka berbohong kepada customer, banyak customer yang sebetulnya lebih paham produk dibanding sales, tapi mereka suka bersikap pura2 tidak tahu untuk mengetes kejujuran sales dan menguji kehebatan produk bahkan perusahaan tersebut!.
  7. Jangan menawarkan sesuatu yang diluar nilai normatif yangdiyakini calon pembeli, misalnya saja; kepada staf purchasing perusahaan, jika anda menangkap kesan purchaser tersebut orang yang punya prinsip, jangan coba2 tawarkan fee, entertainment, voucher, atau gratifikasi lainnya, dia akan tersinggung dan langsung memback list anda.
  8. Jangan suka menilai calon pembeli berdasarkan penampilan sekilas saja, banyak calon customer yang tampak tidak meyakinkan justru membeli banyak & banyak calon customer yang kelihatan bonafide justru tidak jadi membeli.
  9. Jangan suka mengabaikan keluhan atau harapan calon customer saat presentasi & menjual, dengarkan saja, karena seringkali produk yang ditawarkan tidak pas dengan permintaan, tapi sebetulnya setelah anda dengarkan keinginan mereka jadi tahu apa yang sebenarnya yang diperlukan.
  10. Jangan suka bersikap "hit and run" dengan calon pembeli, dihubungi terus menerus & dilayani dengan baik saat proses negosiasi, tapi setelah deal, anda lepas tangan jika ada complain atau tidak memberikan contact person yang menangani purna jual, sehingga customer tsb tidak terlayani dengan baik setelah membeli.
  11. Jangan suka memanfaatkan ketidaktahuan dan keluguan calon customer demi keuntungan sesaat, lakukan presentasi yang benar, jujur, & transparan kepada calon customer tersebut, seorang pembeli yang setalah membeli kemudian menyesal adalah awal bencana untuk sang Marketer & juga bisnisnya.
  12. Jangan suka mengabaikan & bersikap under estimate calon customer yang belum memutuskan untuk membeli tapi seringkali banyak bertanya & menghubungi anda untuk meminta update, seringkali customer akhirnya memutuskan membeli produk anda setelah.... lewat 1 bulan bahkan 1 tahun setelah anda menawarkannya kepada mereka.


Jika anda bisa melaksanakan dengan konsekuen "12 PANTANGAN UNTUK SEORANG MARKETER" ini, saya yakin orang akan menyenangi & sekaligus menghargai anda sebagai seorang Marketer atau Sales...., bahkan akan menjadi rujukan mereka jika akan membeli produk atau ada orang yang bertanya, ada pepatah tentang hal ini:

  1. Seorang customer yang puas akan bercerita kepada 10 orang tentangkehebatan produk dan layanan anda, tapi seorang customer yang kecewaakan bercerita kepada 1.000 orang bahkan semua orang yang dia temui,tentang keburukan produk & layanan anda.
  2. Seringkali customer yang puas akan berbicara tentang kehebatan sang penjual/pribadinya, tapi customer yang kecewa akan berbicaratentang keburukan sang penjual sekaligus produknya bahkan perusahaanya.


Semoga bermanfaat.

Deni Danasenjaya,
Praktisi SCM & Procurement
Mobile Phone No. 0811955705

No comments: