Saturday, April 27, 2013

Mengintip 3 Trik Social Marketing Para Big Brand

http://the-marketeers.com/archives/mengintip-3-trik-social-marketing-para-top-brand.html


peeping Mengintip 3 Trik Social Marketing Para Big Brand



Apakah anda mem-follow fan page sebuah brand? Di era teknologi seperti sekarang, tidak sedikit brand yang menggunakan media sosial dan aplikasi digital untuk berhubungan dengan konsumennya. Tidak hanya dilakukan brand besar, hal ini juga dipraktekkan oleh start up yang baru menginjakkan kaki di dunia bisnis. Hasilnya pun terbukti. Efektifitas media sosial dalam me-marketing-kan merek dapat dilihat dari banyaknya follower dan pengikut fan page brand tertentu.
Dalam forum diskusi American Express yang dikutip oleh Mashable, terdapat tiga trik yang digunakan oleh sebuah brand untuk menggaet konsumen seperti anda, yaitu menyambungkan diri dengan salah satu bidang yang anda gemari, menghibur dengan personality yang akrab, dan yang terakhir menyediakan informasi yang anda anggap menarik dan penting.
Passion Brands
Brand seperti Red Bull, Nike, Adidas, dan Whole Foods adalah brand-brand yang berusaha keras untuk menunjukkan passion yang mereka miliki kepada konsumen. Tidak hanya itu, brand-brand ini juga mengajak dan mengasosiasikan diri dengan core business yang mereka geluti. Red Bull misalnya, menggunakan imej pemuda yang menantang resiko dengan melakukan aktivitas ourdoor yang ekstrem. Halaman Facebooknya pun bergambar seorang pemuda yang sedang beraksi di atas papan snowboard.
Personality Brands
Contoh brand yang menggunakan pendekatan personality adalah Oreo. Bersama dengan agency 360i, alih-alih mengaitkan diri dengan sebuah passion Oreo lebih memilih untuk menggunakan personality dalam aktivitas media sosialnya. Hal ini nampaknya berhasil. Permainan visual Orea dalam membentuk kata-kata unik dengan menggunakan cream produknya berhasil menggaet 31 juta penggemar di Faceboook. Keceriaan, kegembiraan, senyum, dan kreatifitas adalah asosiasi yang dibangun Orea untuk berinteraksi dengan konsumen melalui media sosial.
Transparent Brands
Dalam menggunakan trik ini, sebuah brand biasanya menunjukkan apa yang menjadi aktivitas operasional mereka sehari-hari kepada publik melalui media sosial. Sebut saja IBM. Perusahaan teknologi ini menyediakan hosting untuk 32.000 blog individual dari para pekerjanya.
Metode ini nampaknya menjadi cara umum yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan teknologi. Brand lain seperti Intel, Google, dan Microsoft juga menerapkan hal yang serupa meski Apple menjadi satu-satunya pengecualian. Strategi ini berhasil untuk menggaet konsumen yang menginginkan informasi tertentu meski tidak harus benar-benar cinta (passionate) terhadap hal itu. Ini yang membedakan transparent brand dari passion brand. Hal yang dilakukan passion brand adalah membangun asosiasi merek meski tidak benar-benar dilakukan di dunia nyata. Sebagai contoh, Nike membuat perlengkapan atletik, bukan olahraga itu sendiri, sementara Ford membuat mobil yang juga dikendarai konsumen sehari-hari.

No comments: